Pengelolaan Jaringan untuk Internet of Things (IoT)

 TUGAS 1
PENGOLAHAN JARINGAN KOMPUTER
POLTEK ST PAUL SORONG 

Nama     : Yermika Tamunete

NIM        : 2123005

Prodi       : TRKJ

Dosen Matkul : Edwar Luden, S.Pd., M.Pd.  


Internet of Things (IoT) 


Istilah IoT, atau Internet of Things, mengacu pada jaringan kolektif perangkat yang terhubung dan teknologi yang memfasilitasi komunikasi antara perangkat dan cloud, serta antarperangkat itu sendiri. 
manfaat yang dimiliki IoT 
  • Menunjang efisiensi  pekerjaan
  • Memudahkan konektivitas
  • Lebih peraktis dalam monitoring Pekerjaan

Bagaimana cara kerja IoT?


  1. Sensor dan perangkat terhubung ke internet
  2. Data dikirim ke Cloud
  3. Informasi dikirim keperangkat atau pengguna 
  4. Perangkat IoT diatur atau dikendalikan

Sistem IoT yang umum bekerja melalui pengumpulan dan pertukaran data dalam waktu nyata. Sistem IoT mempunyai tiga komponen:

Perangkat pintar 

Ini adalah perangkat, seperti televisi, kamera keamanan, atau peralatan latihan yang telah diberi kemampuan komputasi. Perangkat ini mengumpulkan data dari lingkungan, input pengguna, atau pola penggunaan dan mengomunikasikan data melalui internet ke dan dari aplikasi IoT.

Aplikasi IoT
Aplikasi IoT merupakan kumpulan layanan dan perangkat lunak yang mengintegrasikan data yang diterima dari berbagai perangkat IoT. Aplikasi ini menggunakan teknologi machine learning atau kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis data tersebut dan membuat keputusan yang matang. Keputusan ini dikomunikasikan kembali ke perangkat IoT dan perangkat IoT kemudian merespons input tersebut secara cerdas. 

Antarmuka pengguna grafis
Perangkat IoT atau armada perangkat dapat dikelola melalui antarmuka pengguna grafis. Contoh umumnya termasuk aplikasi seluler atau situs web yang dapat digunakan untuk mendaftarkan dan mengontrol perangkat pintar. 


Apa saja contoh perangkat IoT?
contoh sistem IoT yang digunakan saat ini:

Rumah yang terhubung
Perangkat rumah pintar terutama fokus pada peningkatan efisiensi dan keselamatan rumah, serta peningkatan jaringan rumah. Perangkat seperti stop kontak pintar memantau penggunaan listrik dan termostat pintar menyediakan kontrol suhu yang lebih baik. Sistem hidroponik dapat menggunakan sensor IoT untuk mengelola kebun, sementara detektor asap IoT dapat mendeteksi asap tembakau. Sistem keamanan rumah seperti kunci pintu, kamera keamaan, dan pendeteksi kebocoran air dapat mendeteksi dan mencegah ancaman, serta mengirim pemberitahuan kepada pemilik rumah. 

Perangkat yang terhubung untuk rumah dapat digunakan untuk:

  • Secara otomatis mematikan perangkat yang tidak digunakan.
  • Pengelolaan dan pemeliharaan properti rental.
  • Menemukan item yang salah tempat seperti kunci atau dompet.
  • Mengomatiskan tugas harian seperti membersihkan dengan vakum, membuat kopi, dll.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH UNAUTHORIZED ACCESS TO COMPUTER SYSTEM

MAKALAH CYBER ESPIONAGE